BIMBINGAN TEKNIS PPDB ONLINE

Dalam upaya memperlancar proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2021/2022 khususnya untuk sekolah yang melaksanakan secara online, Dinas Pendidikan mengadakan bimbingan teknis kepada seluruh operator SMP pelaksana PPDB online dan perwakilan operator SD di masing-masing kecamatan. PPDB di Kabupaten Pacitan dilaksanakan secara daring dan luring. Sebanyak 30 SMP melaksanakan secara daring sedangkan sisanya secara luring.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Wahyono, ST, MM menyampaikan bahwa dalam masa pandemi ini operator SD diminta untuk membantu orang tua siswa kelas 6 mendaftarkan secara online, terlebih untuk orang tua yang belum melek IT. Diharapkan dengan adanya pola seperti ini, proses PPDB di Kabupaten Pacitan bisa berjalan lebih lancar, pungkasnya.
Dalam kesempatan ini juga hadir tim teknis dari Telkom untuk memberikan bimtek terkait penggunaan aplikasi siap online. Masyarakat bisa mencoba aplikasi ini dalam versi trial sebelum nantinya dibuka mulai tanggal 21 Juni 2021 melalui alamat https://pacitan.demo.siap-ppdb.com. Nantinya pada saat hari pelaksanaan, masyarakat bisa mengakses alamat https://pacitan.siap-ppdb.com.

PPDB TAHUN AJARAN 2021/2022

Salah satu upaya untuk peningkatan layanan pendidikan adalah dengan melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara objektif, akuntabel, transparan, dan tanpa diskriminasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan menyusun Peraturan Bupati no 32 tahun 2021 tentang pedoman teknis PPDB pada satuan pendidikan. Secara umum, pendaftaran PPDB mempunyai 5 jalur yaitu afirmasi, perpindahan tugas orang tua, prestasi perlombaan, prestasi nilai rapor, dan zonasi. Penjelasan selengkapanya terkait PPDB bisa didownload di sini

PERSIAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menargetkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di satuan pendidikan dapat dilaksanakan pada awal tahun pelajaran 2021/2022. Persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah adalah penyiapan sarana prasarana sekolah sesuai dengan protokol kesehatan dengan mengupload 11 indikator yang dipersyaratkan ke Kemendikbud. Syarat lainnya adalah seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan di sekolah tersebut sudah divaksin.
Guna mempersiapkan hal tersebut, Dinas Pendidikan melakukan verifikasi lapangan untuk menilai apakah sekolah sudah memenuhi syarat melaksanakan PTM. Selanjutnya Dinas Pendidikan akan menyampaikan hasil verifikasi tersebut kepada gugus tugas kabupaten Pacitan untuk meminta arahan dan rekomendasi. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan sedang melaksanakan vaksinasi masal untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Sosialisasi Panduan Pelaksanaan Kegiatan Dari Rumah (BDR)

Untuk memberikan panduan kepada sekolah terkait kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) tahun pelajaran 2020/2021, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan melakukan sosialisasi panduan BDR secara daring kepada seluruh pengawas, Kepala Sekolah, dan ketua Kelompok Kerja Guru (sabtu, 18 Juli 2020). Panduan ini disusun oleh tim penyusun BDR yang dikoordinatori oleh Ketua Kelompok Pengawas Sekolah, Bapak Imam Kurdi.

Total peserta yang mengikuti kegiatan ini sejumlah 500 peserta yang dibagi menjadi 4 sesi mulai pukul 08.00 WIB. Bertindak sebagai narasumber adalah Bapak Imam Kurdi, Bapak Sutikno, dan Bapak Sumaryono. Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Bapak Wahyono. Dalam sambutannya, Bapak Wahyono menyampaikan bahwa panduan ini disusun untuk memberikan rambu-rambu kepada sekolah dalam melaksanakan BDR agar terdapat keseragaman serta parameter yang sama antar sekolah. Panduan BDR ini berisi tentang tata cara penyusunan RPP daring, jurnal tugas, dan cara evaluasi pembelajaran. Plt. Kabid juga menekankan bahwa Guru dan Kepala Sekolah tetap harus melaksanakan tugas dan kewajibannya walaupun dilakukan dari rumah. Setiap minggu guru dan Kepala Sekolah harus melaporkan secara online aktivitasnya kepada Dinas pendidikan

Penyusunan Panduan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR)

Dinas pendidikan tengah merampungkan penyusunan panduan pelaksanaan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) untuk tahun pelajaran 2020/2021 sebagai pedoman bagi sekolah dalam mengimplementasikan proses Belajar Mengajar dari rumah. Panduan ini disusun oleh tim yang dibentuk oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan. Untuk jenjang SD, penyusunan panduan diketuai oleh Ketua Kelompok Pengawas Sekolah sedangkan untuk jenjang SMP diketuai oleh Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Secara garis besar, panduan ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu panduan untuk sekolah yang melaksanakan BDR secara daring, luring, dan campuran. Kepala Dinas Pendidikan berharap panduan ini segera disosialisasikan kepada Satuan Pendidikan agar segera dapat dipedomani dan dilaksanakan.

PAMIT KENAL KEPALA SMPN 1 ARJOSARI

SMP Negeri 1 Arjosari mengadakan acara PAMIT KENAL Kepala Sekolah bertempat di Halaman Sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Per tanggal 1 Juli 2020, kepala SMPN 1 Arjosari, Bapak Ediyanto, memasuki masa purna tugas. Untuk sementara jabatan Kepala Sekolah dirangkap oleh Bapak Edi Winarno selaku Pelaksana Tugas (Plt) yang merupakan Kepala SMP Negeri 1 Nawangan.

Kegiatan ini hidari oleh Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran, Bapak Camat, Forkompimca, Komite Sekolah, serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMP Negeri 1 Arjosari. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ediyanto atas dedikasinya selama menjadi guru dan Kepala Sekolah, bahkan secara khusus memberikan apreasiasi karena di penghujung pengabdiannya bisa mengantarkan SMP Negeri 1 Arjosari menjadi TOP 99 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui inovasi SEPATU KITA (Sekolah Dapat Upah, Keterampilan Tambah). Kepala Dinas berharap agar pondasi yang telah dibangun oleh Kepala Sekolah sebelumnya bisa dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Kepala Sekolah yang baru.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Daring

Tahun ajaran baru telah tiba, saatnya peserta didik memulai proses pembelajaran. Namun karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19 maka proses belajar mengajar belum bisa dilakukan secara tatap muka. Begitu juga dengan kegiatan MPLS bagi peserta didik baru yang pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan secara tatap muka untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru namun pada tahun ini kegiatan tersebut dilakukan secara daring. Setiap sekolah mempunyai metode sendiri-sendiri dalam mengaplikasikan MPLS daring tersebut tentunya disesuaikan dengan kondisi peserta didiknya. Di TK KUSUMAJAYA Desa Bogoharjo misalnya, para guru membuat video sederhana yang berisi ibu guru yang mengenalkan dirinya dengan membawa kertas bernama nama-nama guru, hal ini dilakukan agar peserta didiknya bisa mengenal nama-nama guru di TK tersebut. Lain halnya dengan yang dilakukan oleh SDN 2 Sedeng. Sekolah tersebut membuat video profil sekolah dan disebar ke peserta didik baru. Video tersebut berisi tentang pengenalan sarana dan prasarana sekolah, tata tertib sekolah, dan profil Bapak Ibu Guru. SMPN 1 Pacitan melaksanakan MPLS daring dengan melakukan live streaming melalui kanal youtube. Peserta didik mengikuti MPLS dari rumah masing-masing dengan tetap mengikuti schedule yang telah ditetapkan oleh sekolah.

Sesuai tahapan yang ada di Peraturan Bupati nomor 23 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis PPDB tahun 2020/2021, MPLS akan dilaksanakan 13 s.d 15 Juli 2020.

RELOKASI SDN 2 KARANGGEDE DAN SMPN 4 ARJOSARI

Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021, SDN 2 Karanggede Kecamatan Arjosari dan SMPN 4 Arjosari menempati lokasi baru yang berada sekitar 200 meter dari lokasi yang lama. Relokasi ini disebabkan karena lokasi yang lama terdampak pembangunan bendungan (Waduk Tukul). Bupati Pacitan beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan hadir meninjau lokasi sekaligus melakukan “syukuran” atas ditempatinya lokasi sekolah yang baru. Hadir juga Camat Arjosari beserta Forkopimca, Tokoh masyarakat, dan PTK SDN 2 Karanggede dan SMPN 4 Arjosari.

Bupati Pacitan berpesan kepada Bapak Ibu Guru agar terus bersemangat mendidik siswanya meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19. Yang paling penting, jangan sampai ada anak-anak di Desa Karanggede pada khususnya dan Kecamatan Arjosari pada umumnya yang putus sekolah karena terkendala akses dan biaya.

BIMTEK PENINGKATAN KUALITAS GURU PAUD PKK SE KABUPATEN PACITAN

Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan melaksanakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Guru PAUD yang berada di bawah naungan PKK se Kabupaten Pacitan sejumlah 160 lembaga. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada tanggal 13 s.d 14 Juli 2020 dan dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, Ibu Luki Indartato. Tujuan bimtek ini adalah untuk memberikan keterampilan kepada peserta bimtek agar mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis rumah, mengembangkan pembelajaran bagi PAUD bersifat kontekstual, dan menambah wawasan dalam membangun relasi dengan orang tua dalam kondisi apapun (normal maupun bencana).
Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Ibu Sriati Wulansih (PKK Kabupaten), Ibu Sila Utami (HIMPAUDI), dan Anik Dwi Handayani (IGTKI). Dalam sambutannya, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten berpesan agar guru-guru PAUD tetap bersemangat dan selalu menyapa peserta didiknya walaupun dalam kondisi pandemi COVID-19.